PELANTIKAN BADAN PENGURUS THS-THM RANTING SAYORA
Hari itu Selasa 17 February 2026, bertempat di Paroki St. Yakobus Rasul (SAYORA)- Bukapiting- Alor terjadi momentum berahmat bagi teman-teman anggota Tunggal Hati Seminari dan Tinggal Hati Maria (THS-THM) dalam perayaan ekaristi pelantikan badan pengurus THS-THM Ranting Paroki SAYORA. Perayaan Ekaristi dipimpin oleh RD. Very Mandonsa (Kepala SDK St. Paulus-Sidongkomang-Alor), dan dihadiri semua anggota THS-THM Ranting SAYORA yang meliputi teman-teman dari Kapela St. Maria Lourdes-Atengmelang, teman-teman dari Paroki Yesus Gembala Yang Baik-Kalabahi dan teman-teman dari Paroki SAYORA., juga orang tua dan umat yang ikut hadir pada perayaan tersebut.
Dalam perayaan Ekaristi tersebut, ada bagian penting yang merupakan seremonial rohani pelantikan badan pengurus, yang diawali dengan pembacaan surat keputusan, pemanggilan nama badan pengurus, pernyataan kesanggupan badan pengurus, pengucapan janji pengurus, penciuman bendera Nasional dan Bendera organisasi tanda ketaatan dan kesetiaan serta kerendahan hati dan pemberkatan badan pengurus oleh Imam. Rangkaian acara ini merupakan bagian penting yang menegaskan kesahan dan legalitas badan pengurus THS-THM Ranting Paroki SAYORA. Moment pelantikan badan pengurus THS-THM ini menandai perjalanan iman umat, secara khusus bagi teman-teman anggota THS-THM dalam pengabdian dan komitmen untuk melayani sesama dan Tuhan melalui dan dalam organisasi. Pelantikan THS-THM bukan sekedar seremonial rohani yang terlaksana dalam liturgi, melainkan lebih dari itu sebagai simbol kesetiaan, dedikasi, ketaatan, pelayanan cinta kasih pada Tuhan dan sesama. Upacara pelantikan hanya sebagai simbol penegasan kesahan secara liturgis, lebih dari itu penghayatan dan pengamalan hidup sebagai anggota organisasi dalam keseharian hidup, baik ditengah keluarga, gereja maupun masyarakat sosial yang lebih luas. Ekaristi sebagai puncak dan pusat kehidupan kristiani menjadi dasar utama dalam pelantikan. Dalam terang sabda Allah dan pengorbanan Kristus di altar, para pengurus dan semua anggotanya menyerahkan diri untuk dibentuk menjadi pribadi yang tangguh secara fisik, matang secara emosional serta dewasa secara rohani. Semangat ini sejalan dengan teladan Yesus Kristus yang mengajarkan cinta kasih, pengorbanan dan ketaatan kepada kehendak Bapak.
Melalui perayaan ekaristi ini, semua badan pengurus dan juga semua anggota THS-THM, diingatkan kembali bahwa menjadi anggota organisasi bukan hanya soal mengenakan seragam dan ikut dalam latihan pencak silat (bela diri) tetapi juga membangun karakter kristiani yang sejati. Spiritualitas yang berakar pada ekaristi menuntut kesetiaan dalam doa, kerendahan hati dalam pelayanan serta berani dalam membela kebenaran. Nama "Tunggal hati" sendiri melambangkan kesatuan hati dengan Yesus Kristus dan Bunda Maria, yang menjadi teladan iman dan ketaatan. Prosesi pelantikan menjadi puncak pada perayaan tersebut. Dengan sikap hormat dan penuh kesadaran, para pengurus mengucapkan janji untuk menjaga nama baik organisasi, setiap kepada gereja dan negara serta bersedia dan mampu mengamalkan nilai-nilai persaudaraan dalam hidup.
Kehadiran para orang tua, sahabat dan umat paroki menambah hikmat dan kemeriahan dalam perayaan Ekaristi, yang juga menjadi tanda dukungan mereka kepada para badan pengurus dan teman-teman anggota THS THM, yang tidak berjalan sendiri melainkan dalam kebersamaan komunitas iman. Akhirnya Ekaristi pelantikan menjadi awal perjalanan baru bagi para pengurus dan teman-teman, yang siap diutus untuk menjadi saksi tentang Kristus dan kebenaran-Nya ditengah hidup keluarga, gereja dan masyarakat. Dengan semangat "Tunggal hati" semua dipanggil untuk menyatukan iman dan tindakan, doa dan karya sehingga hidup kita sungguh menjadi berkat bagi Tuhan dan banyak orang. Selesai perayaan ekaristi, dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan ramah tamah bersama sebagai penyatu jiwa raga dan semangat persaudaraan dan keakraban, tanda sukacita bersama karena kasih Tuhan tiada batasnya. (Alfons H).
Komentar
Posting Komentar