Postingan

SEJENAK MENEPI DI UJUNG WAKTU

Gambar
Hidup itu berjalan dan berputar mengikuti irama waktu yang menghantarnya. Hari-hari berlalu tanpa terasa, menghantar dan membawa kita dari satu kesibukan ke kesibukan yang lain. Pekerjaan, tanggung jawab, harapan dan berbagai persoalan silih berganti memenuhi pikiran. Dalam perjalanan yang panjang itu, sering kali kita lupa memberi ruang bagi diri sendiri untuk berhenti sejenak, menarik nafas dalam-dalam dan memandang kembali arah langkah yang sedang ditempuh.  Diujung waktu yang terus bergerak, ada saat-saat ketika seseorang memilih untuk menepi. Bukan karena menyerah pada keadaan, bukan pula karena kehilangan semangat, melainkan ingin menemukan kembali ketenangan yang mungkin telah lama hilang. Menepi adalah kesempatan untuk mendengarkan suara hati yang selama ini tertutup oleh hiruk pikuk kehidupan.  Disitu sore yang tenang, ketika matahari perlahan turun menuju cakrawala, seseorang duduk sendiri memandang langit yang perlahan membuat bumi jadi gelap. Angin berh...

SECANGKIR KOPI DAN SECARIK KERTAS

Gambar
                   Kopi itu hitam dan pahit                  Kertas itu putih dan polos Pagi selalu memiliki cerita dan caranya sendiri untuk menyapa bumi dan kehidupan. Saat langit perlahan berubah dari gelap menuju terang, udara masih terasa sejuk, dingin kecil masih  menemani dan suasana masih tenang. Di sebuah sudut teras rumah yang sederhana, seorang penyair duduk dengan secangkir kopi hangat dihadapannya. Asap tipis yang mengepul dari cangkir itu seolah menjadi teman setia yang menemani awal harinya.  Dengan perlahan ia menyeruput kopi tersebut seteguk demi seteguk. Rasa pahit yang berpadu dengan aroma khas kopi memberikan ketenangan yang sulit dijelaskan dengan kata-kata dan sungguh amat nikmat ketika mengalir pelan melewati saluran kerongkongan menuju kedalam tubuh. Itulah cerita pagi sang penyair yang hendak menulis disederatan baris putih pada lembaran yang polo...

KEKAGUMAN YANG DIRAHASIAKAN

Gambar
.      Pena menemaniku dalam goresan         Sudut kamar menjadi saksi        Malam bersamaku dalam cerita Di sudut kamar dalam kesendirian, ditemani dinding kamar yang membisu tapi tetap jadi saksi, dan catatan ini ditulis hanya untuk menghiasi malam sehingga waktu tidak dilewati begitu saja tanpa ada catatan membekas yang kemudian menjadi cerita tentang rasa.  Ada beberapa perasaan yang bergejolak tanpa suara yang menggema. Tidak meminta untuk diperhatikan, tidak berusaha menjadi pusat cerita, melainkan hanya hadir perlahan dan menetap disudut hati. Ingin mengatakan dengan jujur tapi bibir takut berkata salah. Begitulah kekaguman yang hadir menemani waktu malam itu disudut kamar.  Aku mengaguminya bukan karena dia sempurna, melainkan karena caranya yang sederhana menjadi dirinya sendiri. Ada ketenangan dan kesopanan dalam tutur katanya, ada kehangatan dalam sikapnya dan ada kekuatan yang tidak selalu ter...

AKU MENGASIHI ENGKAU, TINGGALAH DALAM KASIH-KU

Gambar
Saya coba membaca dan berusaha memahami motto Sr. Bibiana Laumai, SSpS dalam terang kasih berdasarkan Sabda Yesus sendiri dalam Yohanes 15: 9 dengan kerangka pengikraran kaul kekal. Setelah melalui sebuah perjalanan panggilan panjang dan pada titik refleksi tentang perjalanan panggilan ini, Suster Bibiana akhirnya menyadari semua rangkaian kisah itu sebagai bingkai kasih Kristus sehingga memilih motto kaul AKU MENGASIHI ENGKAU, TINGGALAH DALAM KASIH-KU.  Motto ini merupakan ungkapan cinta terdalam yang lahir dari hati Yesus sendiri. Dalam konteks kaul kekal, Sr. Bibiana tidak hanya mengikrarkan janji setia kepada Allah sebagai perwujudan tertinggi jalan panggilannya tetapi lebih dari itu ia menanggapi terlebih dahulu kasih Allah yang telah memanggil, membimbing dan menyertainya sepanjang perjalanan hidup. Kata-kata Yesus " Aku mengasihi engkau"  menjadi dasar dari seluruh panggilan hidupnya  dan dalam konteks kasih, Kristus sendiri yang telah lebih dahulu mema...

RASA ITU TERSIMPAN DALAM NURANI

Gambar
Ada banyak hal di dunia ini yang bisa diuraikan atau dijelaskan dengan kata-kata. Tentang hujan yang turun dari langit, tentang matahari yang terbit setiap pagi dan menerangi bumi, tentang sebuah perjalanan ketempat yang jauh, tentang alasan seseorang tersenyum ketika mendengar Khabar baik, tentang sebuah pertemuan yang meninggalkan cerita indah, tentang nelayan yang mencari ditengah lautan pada malam hari dan tentang seorang bayi yang menangis karena lapar. Tetapi juga ada hal-yang sulit diuraikan atau diungkapkan dalam kalimat yang indah sebagai penggantinya, bahkan kepada diri sendiri pun sulit memahami dan dipahami, seperti tentang rasa yang walau ada bergejolak dalam diri tetapi sulit untuk diungkapkan dengan kata-kata indah sebagai perwujudan dari suasana terdalam dari apa yang sedang dirasakan. Dan itulah rasa, walau ada dalam diri tapi sulit untuk diungkapkan.  Demikianlah suasana bathin yang kini dirasakan oleh Peter, seorang pegawai yang sedang bekerja pada sebuah instans...

MEMPERTAHAN IMAN DITENGAH MAYORITAS

Gambar
Sebuah perjalanan iman yang dipertahankan dan dihidupi oleh Bapak Fidelis Nahak dan istrinya Herlina Bayang Mau Ribu ditanah Puntaru, Desa Tude - Kecamatan Pantar Tengah, ditengah lingkungan jemaat yang mayoritas protestan. Kisah ini saya ceritakan setelah bertemu dengan mereka pada acara Perayaan Ekaristi Permandian dan sambut Baru untuk pertama kalinya di kampung Puntaru, untuk dua anak mereka yakni yakni Lucia Antonia Nahak dan Felicia Nahak. Mereka adalah satu-satunya keluarga yang beragama katolik di kampung Puntaru yang notabene hampir semua keluarga disana adalah beragama prostestan. Saya sangat bersyukur punya kesempatan bertemu dengan mereka dan nginap di rumah mereka, walau hanya dua hari disana. Tetapi dalam dua hari ini ada sesuatu yang indah dan  luar biasa bagi saya dalam mencermati kehidupan iman dari keluarga ini dan inilah sebuah inspirasi iman sejati bagi semua kita. Bapak Fidelis Nahak sendiri berasal dari Malaka dan beragama katolik, seda...

PUNTARU DALAM CERITA IMAN

Gambar
Tulisan ini hanya ingin berbagi cerita tentang sebuah perjalanan saya bersama beberapa teman  ke Pulau Pantar dalam rangka mengikuti perayaan Ekaristi penerimaan komunikasi pertama dan sakramen permandian untuk pertama kali di sebuah kampung bernama Puntaru.  Ada sejarah iman yang akan menjadi tuturan dari generasi ke generasi sepanjang peradaban ditanah Puntaru, sebuah kampung kecil terletak dibalik gunung sirung di pulau Pantar.  (Sekedar tentang Puntaru, adalah sebuah kampung (dusun) dalam wilayah Desa Tude - Kecamatan Pantar Tengah. Umat katolik di kampung ini hanya satu Kepala Keluarga (KK). Dengan demikian mayoritas umat di Puntaru adalah beragama kristen Protestan).  Sejarah iman itu akan menjadi kisah yang tidak akan hilang dalam putaran waktu dan menjadi moment terindah yang harus dikenang dan selalu diingat. Tidak seviral sebuah video indah yang ditampilkan tiktok dari sang kreator, tidak juga sepopoluler seorang apologet dalam mempe...