Postingan

PERJALANAN KE KAPELA MARITAING

Gambar
Sebuah perjalanan sore itu menuju Kapela Sta. Maria Bintang Timur- Maritaing, pada Sabtu 28 February 2026, saya bersama ketiga teman katekis. Kapela ini terletak di Kecamatan Alor Timur,  diujung timur Pulau Alor, dan merupakan daerah perbatasan antara negara Indonesia dan negara Timor Leste. Kapela ini merupakan salah satu Kapela dalam wilayah pelayanan Paroki St. Yakobus Rasul-Bukapiting, dan merupakan Kapela bungsu karena baru dibentuk dan didirikan pada tahun 2025, Kapela yang paling terakhir didirikan dan bergabung dalam wilayah Paroki St. Yakobus Rasul. Perjalanan dari Paroki menuju Kapela tersebut ditempuh dalam waktu dua jam perjalanan. Kami berempat menikmati perjalanan itu dengan santai sambil foto bersama ditempat-tempat tertentu yang pemandangannya begitu indah dan mempesona. Kami tiba di Kapela pada pukul 17.30 sore, bertemu dan menyapa umat disana dalam suasana sukacita dan penuh keakraban. Kami melewati sore itu dalam cerita bersama, ada banyak topik yang menjadi bah...

PELANTIKAN BADAN PENGURUS THS-THM RANTING SAYORA

Gambar
Hari itu Selasa 17 February 2026, bertempat di Paroki St. Yakobus Rasul (SAYORA)- Bukapiting- Alor  terjadi momentum berahmat bagi teman-teman anggota Tunggal Hati Seminari dan Tinggal Hati Maria (THS-THM) dalam perayaan ekaristi pelantikan badan pengurus THS-THM Ranting Paroki SAYORA. Perayaan Ekaristi dipimpin oleh RD. Very Mandonsa (Kepala SDK St. Paulus-Sidongkomang-Alor), dan dihadiri semua anggota THS-THM Ranting SAYORA yang meliputi teman-teman dari Kapela St. Maria Lourdes-Atengmelang, teman-teman dari Paroki Yesus Gembala Yang Baik-Kalabahi dan teman-teman dari Paroki SAYORA., juga orang tua dan umat yang ikut hadir pada perayaan tersebut.  Dalam perayaan Ekaristi tersebut, ada bagian penting yang merupakan seremonial rohani pelantikan badan pengurus, yang diawali dengan pembacaan surat keputusan, pemanggilan nama badan pengurus, pernyataan kesanggupan badan pengurus, pengucapan janji pengurus, penciuman bendera Nasional dan Bendera organisasi tanda ketaat...

MERAYAKAN RABU ABU DI KAPELA

Gambar
Sore itu, Selasa 17 February 2026, saya bersama seorang suster SSpS dan dua teman awam menuju Kapela St. Paulus -Masape-Kec. Alor selatan-Kabupaten Alor. Perjalanan kami kesana dalam rangka merayakan Ekaristi Rabu Abu pada 18 February 2026, bersama umat tiga Kapela yakni umat Kapela St. Arnoldus Janssen-Apui, umat Kapela Sta. Maria Bunda Penebus-Manetwati dan umat Kapela St. Paulus-Masape. Perayaan ini berpusat di Kapela St. Paulus-Masape. Kami tiba disana sudah menjelang magrib pada pukul 17.40 wit (jam 5.40 sore), bertemu dan menyapa umat disana dalam suasana sukacita dengan bersalaman tanda pertemuan atau perjumpaan kembali setelah sekian Minggu tidak bertemu. Setelah saling menyapa dan bersalaman, kami menuju rumah Pastoran dan beristirahat sambil menikmati minuman kopi yang sudah disiapkan oleh umat Kapela Masape, sambil bercerita tentang perjalanan kami dan juga tentang hal-hal lain berkaitan dengan situasi dan keadaan hidup umat dikapela, juga bercerita tentang dunia pertanian, ...

SOSIALISASI APP 2026

Gambar
Hari itu jumad, 13 February 2026, saya bersama para katekis (Guru agama katolik) Paroki St. Yakobus Rasul - Bukapiting (SAYORA) dan Penyuluh non ASN Kementrian Agama Kabupaten Alor mengikuti sosialisasi Aksi Puasa Pembangunan (APP) 2026 di Gereja Paroki Yesus Gembala Yang Baik-Kalabahi. Hadir dalam kegiatan tersebut adalah para utusan dari tiap-tiap paroki yang berada dalam wilayah Kabupaten Alor, baik dari kalangan Dewan Pastoral Paroki (DPP), para katekis, para penyuluh non ASN dan para pegawai kementrian agama Kabupaten Alor. Perlu diketahui bahwa dalam wilayah Kabupaten Alor, terdapat empat paroki yakni Paroki Yesus Gembala Yang Baik -Kalabahi, Paroki Santa Maria dari Fatima-Kalongbuku -Moru, Paroki St. Yakobus Rasul -Bukapiting dan Paroki St. Yohanes Rasul-Helangdohi-Pantar. Dalam moment sosialisasi tersebut, RD. Marsel Seludin hadir sebagai Pemateri sosialisasi APP sekaligus sebagai ketua komisi Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE) Keuskupan Agung Kupang. Jumlah peserta yang hadir d...

DARI PROTESTAN MASUK KATOLIK

Ini adalah sebuah cerita tetapi merupakan kisah nyata dan merupakan sebuah perjalanan kehidupan iman yang dijalani atau dialami oleh seorang guru katekis katolik yang berasal dari keluarga Kristen protestan. Bapaknya beragama kristen protestan dan ibunya beragama katolik. Sejak menikah ibunya pindah agama mengikuti agama bapak. Keluarga ini dikaruniai tiga orang anak, dua orang cewek dan satu orang cowok, anak sulung adalah cowok. Perjalanan waktu membuat kehidupan keluarga ini tidak harmonis, mengakibatkan pisah ranjang antara suami dan istri. Si istri hidup bersama ketiga anaknya sedangkan suami tinggal di kos. Ketidakharmonisan ini disebabkan oleh pihak ketiga, dalam hal ini si suami kedapatan selingkuh dengan perempuan lain, sejak saat itulah kehidupan keluarga ini berantakan dan tidak harmonis. Perkelahian dan percecokan antara suami istri selalu saja terjadi walau persoalan atau masalah hanya sepele. Dan suami memilih minggat dari rumah dan tinggal di kos. Ketiga anak tinggal ber...

AKU TERPAKSA PERGI

Gambar
Sebuah berita viral baik level nasional maupun level lokal yang tersebar dalam berbagai platform media sosial  diawal bulan february 2026 ini adalah seorang bocah berusia 10 tahun bunuh diri (gantung diri). Bocah ini sedang menempuh pendidikan Sekolah Dasar (SD) pada kelas 4. Menurut beberapa sumber dalam media sosial itu, diceritakan bahwa niat bocah bunuh diri ini berawal dari kekecewaan atau rasa tidak puas dan tidak senang terhadap mamanya ketika Ia meminta uang untuk membeli buku tetapi mamanya menolak dan tidak memberi uang. Diceritakan bahwa uang yang diminta hanya Rp. 10.000. Sebuah nilai uang yang sangat kecil tapi tidak bisa dikabulkan oleh mamanya.  Akhirnya sebuah tindakan dan keputusan seorang anak kecil yang sungguh prihatin dan sangat fatal yakni bunuh diri  (gantung diri). Dalam beberapa sumber di media sosial, diketahui juga bahwa sebelum gantung diri, si bocah ini menulis sepucuk surat untuk mamanya; surat berisi uangkapan terdalam dari hati ...

TINGGALKAN KEMAPANAN DAN KEMEWAHAN

Gambar
Cerita ini adalah sebuah kisah nyata, yang diambil dari beberapa sumber di media sosial, baik Facebook, channel Youtube, instagram maupun tulisan di Geogle. Cerita tentang anak seorang kaya yang meninggalkan segala kemapanan dan kemewahan (harta) dalam kehidupan keluarga dan pergi menjalani kehidupan sebagai seorang biarawati (suster) pada sebuah konggregasi hidup bhakti, warisan Bunda Teresa dari Kalkuta. Dia adalah Suster Lucy Agnes, yang terlahir dengan nama Donna Dewiyanti Darmoko.  Dia adalah putri tunggal dari pasangan pemilik ayam bulungan yakni Paul dan Cecilia Darnoko. Mama dari Suster Lucy agnes adalah saudara sepupu dari Robert Budi Darmoko, seorang pemilik salah satu perusahan rokok terbesar yakni Djarum. Dengan latar belakang kehidupan keluarga seperti ini maka sejak kecil Donna Dewiyanti Darmoko hidup dengan gaya orang kaya, semua serba ada, mewah dan tak kenal yang namanya susah dan sulit, jauh dari rutinitas kehidupan yang kumul, jorok, bau, dan kotor....