Postingan

TUHAN ADA DISNI, ITU CUKUP BAGIKU

Gambar
               Aku terjerat dijalur Tuhan    Aku terbawa arus dalam rencana Tuhan Aku menemukan Tuhan tidak hanya ditempat-tempat yang megah, di altar yang suci dan berkaliau, atau dalam doa yang panjang dan fasih. Aku juga menemukan-Nya disini, di antara wajah-wajah lelah yang menunggu kepastian, di tangan-tangan gemetar yang menggenggam harapan terakhir, di mata yang terlalu sering menangis hingga lupa bagaimana caranya bertahan dan percaya.  Aku seorang wanita menenun hidup dalam panggilan Tuhan, tetapi panggilanku tidak berhenti dan berada dalam lingkaran dinding biara. Aku berjalan di tempat-tempat yang sering dihindari orang: dibandara bagian kargo, dipelabuhan bagian yang sunyi, diruangan penampungan yang sesak, diperbatasan yang dingin dan tak ramai. Di sana aku bertemu mereka - para migran, para korban perdagangan manusia, para jenasah yang mati dipaksakan, para tenaga kerja yang hidupnya seperti terlempar dari ...

SUSTER "KARGO" DAN MISI KEMANUSIAAN

Gambar
Sabtu, 11 April 2026 saya kedatangan seorang tamu dari Kupang namanya Sr. "Kargo" (nama julukan karya, sedangkan nama aslinya Sr. Laurentina, PI.) Beliau adalah seorang biarawati dalam kongregasi Penyelenggaraan Ilahi (Congregatio of Divine Providence/sister of Divine Providence).  Saya bertemu dan mengenal pribadi yang satu ini sejak saya menjalani Tahun Orientasi Pastoral di Paroki St. Yoseph-Penfui-Kupang. Saat itu beliau ditugaskan oleh konggregasi untuk menjalani suster karya di Keuskupan Agung Kupang, tinggal di komunitas suster penyelenggaran Ilahi, kampung nasipanaf-kupang. Singkat cerita kami sudah lama berkenalan, hanya hilang jejak ditelan waktu karena tugas dan pelayanan masing-masing.  Kedatangan suster ke Alor dalam rangka menjalankan misi sosial kemanusiaan yakni menghantar seorang wanita, tenaga kerja perantauan yang menjadi korban human trafficking. Menjalani misi kemanusiaan merupakan salah satu sisi dari spiritualitas kehidupan para ...

OKTAF PASKAH

Gambar
(Share dari tulisan Bapak Beni Asalau) Setelah melewati Minggu sengsara atau sering kita kenal dengan Minggu pekan suci, kita merayakan paskah, merayakan Tuhan Yesus yang bangkit mulia dan jaya. Moment ini kita kenal dengan Perayaan paskah. Sesudah merayakan terang kebangkitan pada malam paskah, sesuai tradisi dalam gereja katolik, kita merayakan paskah dan masuk dalam masa oktaf paskah. Oktaf paskah ini dirayakan selama delapan hari penuh dan Minggu oktaf paskah sering dikenal juga Minggu Quasimodo. Selama oktaf paskah, gereja seolah-olah memperpanjang hari raya Paskah. Setiap hari dari Minggu kebangkitan sampai pada minggu berikutnya dirayakan dengan suasana yang sama meriahnya.  Bahkan dalam liturgi, setiap hari dalam oktaf paskah ini diperlakukan seperti hari raya; ada gloria, ada alleluya dan nuansanya penuh sukacita. Gereja ingin menegaskan bahwa kebangkitan Yesus bukan peristiwa kecil dan biasa melainkan peristiwa terbesar dan termulia dalam iman gereja katolik....

JALAN SALIB

Gambar
Sudah menjadi sebuah tradisi iman yang ada dalam gereja katolik yakni pada masa prapaskah, umat katolik diajak untuk ikut merenungkan dan mengenangkan jalan salib Tuhan Yesus Kristus. Jalan salib dilakukan atau dilaksanakan pada setiap hari jumad dalam masa prapaskah dan pada hari jumad Agung. Didalam jalan salib itu, ada 14 perhentian yang harus direnungkan dan didoakan secara bersama. Ke-14 perhentian jalan salib itu sebagai berikut: I. YESUS DIHUKUM MATI Marilah berdoa; Ya Tuhan Yesus, sesungguhnya bangsa-bangsa adalah setitik air dalam timba dan seperti debu dalam neraca. Karena itu buatlah kami menyadari dosa-dosa kami agar layak mengikuti jalan salib-Mu ini. Tumbuhkanlaj dalam diri kami sikap kesabaran dan selalu menjunjung tinggi nilai persaudaraan tanpa memandang suku, agama atau golongan. Taburkanlah dalam diri kami iman secukupnya agar kami saling bergandengan tangan mewartakan kebenaran dan keagungan karya penebusan-Mu.  II. YESUS MAMANGGUL SALIB ...

PERAYAAN EKARISTI REKONSILIASI

Gambar
Hari itu kamis 19 Maret 2026, sore pada pukul 17.00 wit (05.00) bertempat di Gereja Paroki St. Yakobus Rasul (SAYORA)- Bukapiting-Alor, ada perayaan Ekaristi Rekonsiliasi, yang merupakan kelanjutan dan wujud konkrit kesepakatan bersama dalam pertemuan rekonsiliasi pada Minggu 15 Maret 2026. Hadir dalam perayaan Ekaristi tersebut adalah semua umat yang berada dipusat paroki SAYORA dan juga umat paroki SAYORA yang berdomisili diluar paroki. Perayaan Ekaristi dipimpin oleh pastor RD. Robert Faot dan didampingi pastor RD. Alfons Hokon. Perayaan ini bertepatan dengan pesta St. Yusuf suami Maria. Keteladanan hidup iman Santu Yusuf menjadi inspirasi terindah bagi perjalanan kebersamaan umat dalam paroki SAYORA. Perayaan Ekaristi rekonsiliasi merupakan salah satu perayaan iman yang memiliki makna sangat mendalam dalam kehidupan umat beriman. Dalam perayaan ini umat diajak kembali menyadari kasih Allah' yang tak terbatas, sekaligus membuka hati untuk menerima pengampunan dan bel...

MENYEMBUHKAN LUKA MASA LALU

Gambar
Luka bathin membuat diri terasa sakit Luka bathin terasa relasi tidak harmonis Luka bathin membuat diri terasa asing Luka bathin membuat diri terasa hampa Luka bathin membuat diri terbebani Luka bathin terasa hidup tidak semangat Luka bathin membuat damai terasa jauh Luka bathin membuat kasih terasa sirna  Luka bathin membuat komunikasi buntu Luka bathin membuat hidup terasa mati Sebuah moment langkah dan  terasa sangat asing dalam perjalanan hidup bersama sebagai satu persekutuan iman, yang terjadi di Paroki St. Yakobus Rasul(SAYORA)-Bukapiting pada Minggu 15 Maret 2026, yakni sebuah pengakuan secara jujur dan dari hati yang tulus dan ikhlas tentang kesalahan dan dosa bersama yang dibuat pada masa lalu; kesalahan dan dosa yang membuat relasi bersama sebagai satu saudara dalam iman menjadi renggang dan terpecah belah bertahun-tahun; kesalahan dan dosa yang membuat hati terluka bertahun-tahun; kesalahan dan dosa yang mencederai nilai cinta kasih dan semangat persaudaraan dan ke...

AKU DAN NASIB HIDUP

Gambar
Saya seorang anak yatim piatu, sejak berusia satu tahun saya ditinggalkan ayah dan ibu lantaran hidup rumah tangga berantakan, Ayah dan ibu setiap hari selalu saja ada keributan dalam rumah tangga, penyebabnya juga kadang tidak jelas. Keharmonisan dan rasa kasih sayang terasa jauh dari hati dan pikiran mereka, cinta dan perhatian terasa bagai sebuah barang yang sunguh amal mahal untuk di beli, egoisme keduanya bagai menara tinggi yang sulit dijangkau dan sulit untuk dikompromi dengan nurani yang teduh dan pikiran yang dingin. Hampir setiap hari selalu saja ada permusuhan hebat diantara keduanya. Situasi rumah tangga seperti inilah yang menyebabkan ayah dan ibu berpisah, bahkan ibu berniat urus cerai.  Setelah berpisah, ayah menikah lagi dengan seorang wanita lain dan mengusir ibu untuk keluar dari rumah. Saya dan ibu harus kembali kerumah Opa dan Oma.  Waktu itu saya masih berumur 6 bulan, dan ibu harus berusaha untuk membesarkan saya seorang diri, dan sejak saat i...