SAAT BERADA DI TITIK TERENDAH
Aku menulis ini sebagai sebuah permenungan pribadi ketika diri berada pada posisi yang paling terendah dalam hidup. Bukan soal jabatan atau kedudukan, bukan soal popularitas atau terkenal, bukan soal ketiadaan apa-apa, tetapi soal sebuah perjalanan hidup. Perjalanan yang singgah pada sebuah tikungan dan persimpangan jalan, yang memaksa harus sejenak diam untuk memilih sebuah jalur untuk meneruskan perjalanan. Ada saat dalam perjalanan hidup ketika langkah terasa begitu berat untuk mengayun pergi. Senyum yang biasanya menjadi teman sepanjang hari dan mudah terukir, berubah menjadi keheningan, bahkan diri terkurung dalam wajah yang lesu Hati dipenuhi pertanyaan yang tak kunjung menemukan jawaban. Seolah-olah dunia berjalan seperti biasa, tetapi didalam diri sedang terjadi gonjangan dan badai dahsyat yang sulit untuk dijelaskan dengan kata-kata. Itulah saat seseorang berada di titik terendah dalam hidup. Titik terendah bukan tanda bahwa hidup telah berakhir. J...