Postingan

SYUKURAN KAUL KEKAL SUSTER

Gambar
Diantara deretan bukit dan gunung yang membentang sepanjang wilayah Alor selatan,  seakan menjadi saksi diam tentang peristiwa iman yang tidak akan hilang dalam putaran waktu dan tidak akan lenyap dari cerita setiap insan di wilayah Alor selatan. Peristiwa itu adalah syukuran Kaul kekal seorang putri Apui, yang juga adalah anak tanah Alor selatan.  Hari itu 10 Juli 2026. Hari yang menghadirkan sukacita iman ditanah Alor Selatan. Ada nuansa kebersamaan dan persaudaraan yang melebur dalam denyutan spiritual, yang adalah rencana Tuhan maha agung dan maha mulia. Peristiwa perayaan syukuran Kaul kekal Sr. Bibiana Laumai, SSpS di tempat itu menjadi moment iman yang menceritakan banyak hal buat generasi dan perjalanan iman di tanah Alor selatan. Moment yang Tuhan hadiah secara indah dan mengagungkan buat tanah tercinta Apui.  Hari itu ada perkumpulan manusia, ada nuansa sukacita, ada semangat persaudaraan dan kebersamaan dan ada senyum dan airmata. Ada nyanyian dan t...

SEBUAH PERJALANAN LIBURAN

Gambar
Liburan dan bertemu dengan keluarga adalah sebuah moment bernuansa sukacita, yang selalu dinantikan, setelah sekian waktu disibukan dengan pekerjaan dan rutinitas. Kali ini saya berlibur ke kampung halaman dengan menggunakan jasa angkutan kapal Tol laut, sebuah perjalanan dengan beberapa titik persinggahan di beberapa pelabuhan terdekat yang menghubungkan jalur tol laut itu dalam rute pelayarannya. Ada rasa senang terlintas dalam nurani; ada rasa bahagia terukir diwajah karena dalam hitungan beberapa jam saya bisa bertemu dengan keluarga dikampung halaman, tempat kisah kecil dikenang dan tempat ibu melahirkan diriku.  Malam itu udara terasa sedikit dingin tapi tidak membuat tubuh kedinginan; ada suasana ramai dipelabuhan itu lantaran begitu banyak penumpang yang akan menyeberang dengan menggunakan jasa Tol laut yang sama. Hiruk pikuk penumpang adalah pemandangan yang sudah menjadi hal biasa dipelabuhan ketika sebuah Kapal berlabuh dan ingin menyeberang melewati rutenya,...

AKU MENGASHI ENGKAU, TINGGALLAH DALAM KASIH-KU

Gambar
                          Aku mengasihi engkau... Sebuah kalimat sederhana tetapi menyimpan sejuta makna. Ia bukan sekedar rangkaian kata, melainkan sebuah bisikan terdalam tentang kasih yang mengalir dari hati Sang Ilahi kepada setiap jiwa yang lelah, rapuh dan yang merindukan kedamaian. Dalam dan melalui kasih-Nya semua jiwa menemukan kehidupan yang sejati.  Kasih itu datang bukan soal kesempurnaan atau kehebatan. Ia hadir dan mengalir dalam hidup ketika langkah itu tertatih-tatih, ketika air mata menjadi bahasa yang tak terucapkan, ketika dunia terasa begitu sunyi dan ketika raga terkapar dalam ketidakmampuan. Kasih-Nya tidak menghakimi tetapi merangkul. Kasih-Nya tidak memaksa tetapi menanti dengan sabar. Tinggalah dalam kasih-Ku.... Tinggal dan menetap untuk selamanya dalam balutan hangat kasih-Nya. Berakar menjalar menemukan insan dalam kasih. Menjadikan kasih sebagai rumah yang tak pernah ditinggalk...

DIBALIK KUNJUNGAN SR. ANA, SDP

Gambar
Pagi itu mentari menyapa bumi dengan lembut dan terasa sejuk. Langkah Sr. Ana menapaki jalan sederhana menuju rumah calon suster. Bukan sekedar perjalanan menuju sebuah rumah, melainkan sebuah misi penuh kasih, dalam bingkai panggilan hidup bhakti. Langkah itu terus mengayun hingga tiba dirumah, tempat tumbuh benih panggilan yang akan dipelihara hingga kekekalan.  Dibalik pintu rumah yang terbuka, senyum hangat keluarga menyambut kedatangannya. Sapaan yang sederhana dan ramah terasa begitu indah dan terasa. Seolah-olah setiap kata adalah untaian doa yang menghubungkan hati Sr. Ana dan keluarga. Rumah itu bukan saja sebuah bangunan tempat tinggal keluarga, melainkan tempat dimana benih panggilan hidup bhakti mulai tumbuh dan berkembang dalam bingkai kasih. Suster Ana duduk bersama calon dan keluarga bercerita dan mendengarkan kisah-kisah hidup yang mengalir apa adanya. Ada tawa yang menghangatkan suasana, ada haru yang menyentuh jiwa dan ada kisah yang akan membekas diru...

KUNJUNGAN PENUH KEHANGATAN DAN HARAPAN

Gambar
Anugerah dan cinta Tuhan  sungguh luar biasa, bekerja melalui semua peristiwa hidup manusia. Dalam setiap peristiwa itu terjadi dan mengalir seirama rencana dan kehendak-Nya sendiri, tanpa disadari dan dipahami secara tuntas oleh manusia. Dia ada dan selalu hadir dalam setiap moment, baik lewat karya maupun perjumpaan. Di dalam karya dan perjumpaan itulah manusia sungguh merasakan betapa Tuhan itu baik dan penuh kasih.  Dengan inilah yang mendorong saya coba menulis sesuatu sebagai sebuah cerita tentang kisah dan peristiwa yang dialami dan menjadi sebuah anugerah besar dari Tuhan bagi para suster dari konggregasi Penyelenggara Ilahi (Sisters Of Divine Providence) dalam kunjungan ke rumah para calon suster di pulau Alor.  Dalam kehendak dan rencana Tuhan, suster dari konggregasi Penyelenggara Ilahi (sisters Of Divine Providence) bertemu dan menyapa keluarga calon suster yang berada di Alor, khususnya di Paroki St. Yakobus Rasul-Bukapiting- Alor. Sr. Ana, PI men...

SEJENAK MENEPI DI UJUNG WAKTU

Gambar
Hidup itu berjalan dan berputar mengikuti irama waktu yang menghantarnya. Hari-hari berlalu tanpa terasa, menghantar dan membawa kita dari satu kesibukan ke kesibukan yang lain. Pekerjaan, tanggung jawab, harapan dan berbagai persoalan silih berganti memenuhi pikiran. Dalam perjalanan yang panjang itu, sering kali kita lupa memberi ruang bagi diri sendiri untuk berhenti sejenak, menarik nafas dalam-dalam dan memandang kembali arah langkah yang sedang ditempuh.  Diujung waktu yang terus bergerak, ada saat-saat ketika seseorang memilih untuk menepi. Bukan karena menyerah pada keadaan, bukan pula karena kehilangan semangat, melainkan ingin menemukan kembali ketenangan yang mungkin telah lama hilang. Menepi adalah kesempatan untuk mendengarkan suara hati yang selama ini tertutup oleh hiruk pikuk kehidupan.  Disitu sore yang tenang, ketika matahari perlahan turun menuju cakrawala, seseorang duduk sendiri memandang langit yang perlahan membuat bumi jadi gelap. Angin berh...

SECANGKIR KOPI DAN SECARIK KERTAS

Gambar
                   Kopi itu hitam dan pahit                  Kertas itu putih dan polos Pagi selalu memiliki cerita dan caranya sendiri untuk menyapa bumi dan kehidupan. Saat langit perlahan berubah dari gelap menuju terang, udara masih terasa sejuk, dingin kecil masih  menemani dan suasana masih tenang. Di sebuah sudut teras rumah yang sederhana, seorang penyair duduk dengan secangkir kopi hangat dihadapannya. Asap tipis yang mengepul dari cangkir itu seolah menjadi teman setia yang menemani awal harinya.  Dengan perlahan ia menyeruput kopi tersebut seteguk demi seteguk. Rasa pahit yang berpadu dengan aroma khas kopi memberikan ketenangan yang sulit dijelaskan dengan kata-kata dan sungguh amat nikmat ketika mengalir pelan melewati saluran kerongkongan menuju kedalam tubuh. Itulah cerita pagi sang penyair yang hendak menulis disederatan baris putih pada lembaran yang polo...