SEJENAK DIAM DI HARI ULANG TAHUN
Kau menyapa dunia dengan tangisan
Tanda kau ada dan hadir
Hidup dan berjalan dalam perkembangan
Hari-hari menuntut mu dalam ziarah panjang
Dalam kisah dan cerita
Tentang suka dan duka
Hari ini waktu menghantar mu untuk berhenti sejenak
Menoleh lembaran yang pernah dicatat dalam ziarah panjang kehidupan
Bukan untuk menghitung usia dalam angka
Bukan pula sekedar menoleh kisah lahir
Melainkan mengingat bahwa kau pernah berjalan sejauh ini
Melewati hari-hari yang punya kisah dan cerita
Ditapak lorong yang kadang mulus
Tapi juga kadang berduri dan menikam
Hari ini waktu menghantar mu sejenak diam
Diam dihadirat-Nya
Dalam nada doa yang penuh syukur
Dalam daras dengan ucapan terima kasih
Semuanya sebagai tanda bahwa kau pernah berjalan
Dalam dekapan kasih-Nya yang hangat
Dalam pelukan sayang-Nya yang tulus
Dalam bimbingan-Nya yang menyertai
Dalam berkat-Nya yang disalurkan
Hari ini lilin-lilin kecil bernyala
Angka usia terpancang di atas kue ulang tahun
Nyanyian selamat ulang tahun bergema
Tepukan tangan terdengar bersahutan
Tebaran senyum menghiasi suasana suka
Itulah saksi-saksi kecil yang berbicara tentang ulang tahun dalam diam
Itulah perwakilan dari sebuah ziarah panjang yang pernah dijejaki
Lilin itu kecil tapi menerangi jalanmu
Kue itu lembut tapi memberi rasa enak di hidupmu
Tepukan tangan itu tanda suka
Nyanyian itu tanda syukur
Senyuman itu tanda pancaran sinar kasih yang berlimpah dalam hidup mu
Hari ini sejenak diam dalam nada doa
Doa pada dia yang melahirkan
Doa pada mereka yang membesarkan
Doa pada mereka yang menemani
Doa pada mereka yang mendoakan
Doa pada mereka yang mengasihi
Doa pada mereka yang ada dan bersama
Syukur pada-Mu Tuhan
Terima kasih berlimpah bagi semua
(Alfons H)
Komentar
Posting Komentar