PERSIAPAN MENERIMA KOMUNI PERTAMA
Pada tanggal 25 Juli 2026 Paroki St. Yakobus Rasul - Bukapiting-Alor akan merayakan pesta pelindung paroki yakni Santu Yakobus Rasul. Karena tanggal tersebut jatuh pada hari Sabtu, maka perayaan pesta pelindung akan dirayakan pada hari Minggu 26 Juli 2026. Perayaan ini akan dipadukan dengan Ekaristi penerimaan komuni pertama bagi ke-11 anak dan juga pemberkatan prasasti tanda pemulihan atas dosa-dosa masa lalu yang telah dilakukan bersama sepanjang perjalanan iman di paroki ini. Perayaan Ekaristi pesta pelindung paroki, penerimaan komuni pertama dan pemberkatan prasasti adalah sukacita iman yang menjadi perwujudan syukur akan kebesaran kasih Allah bagi umat di paroki St. Yakobus Rasul-Bukapiting dan terkhusus bagi anak-anak yang akan menerima komuni pertama.
Komuni pertama merupakan salah satu moment yang paling indah dan sangat bahagia dalam perjalanan iman seorang anak katolik. Hari itu bukan sekedar mengenakan pakaian adat yang indah atau berdiri didepan altar bersama teman-teman seiman, tetapi lebih dari itu merupakan saat dimana mereka bersatu dengan Tuhan Yesus untuk pertama kali melalui Tubuh dan Darah-Nya dalam Ekaristi Kudus. Karena itu masa persiapan menjadi waktu yang sangat berharga untuk membentuk hati, budi dan iman mereka untuk semakin mengerti dan mengenal Tuhan Yesus lebih mendalam, serta mampu menghayati iman dalam kehidupan setiap hari, baik dalam keluarga, gereja dan masyarakat.
Dimasa persiapan mereka dihantar dan dibimbing oleh para pembina, khususnya oleh suster dengan berbagai materi pembinaan, secara khusus mereka diajak untuk semakin mengenal siapa Yesus bagi hidup mereka dan bagaimana teladan hidup Yesus menjadi bagian dari perjalanan hidup mereka dihari-hari yang akan datang, serta memahami bahwa Ekaristi adalah puncak dan sumber kehidupan rohani, tempat Yesus hadir secara nyata melalui hosti dan anggur lambang Tubuh dan Darah-Nya, yang selalu memberikan kekuatan, membimbing dan menemani setiap langkah hidup mereka. Melalui pembinaan dan ajaran-ajaran tentang agama katolik, mereka perlahan bertumbuh dalam pengertian bahwa komuni pertama adalah perjumpaan intim dan penuh kasih dengan Tuhan Yesus.
Persiapan ini juga mengajak anak-anak untuk membangun kebiasaan hidup yang baik. Mereka belajar berdoa dan kegiatan liturgi lainnya, menghormati orang tua dan guru, mengasihi teman-teman, berkata jujur, mau berbagi, berani meminta maaf, belajar mengampuni dan mampu menghayati sikap hidup kristiani yang baik dan benar dalam kehidupan mereka. Dengan demikian hati mereka dipersiapkan menjadi tempat yang layak bagi Tuhan Yesus yang akan mereka terima dalam komuni pertama. Mereka diajarkan juga bahwa menerima komuni kudus berarti berusaha hidup seperti Yesus yang penuh kasih, rendah hati dan peduli kepada sesama.
Dalam masa persiapan ini, peran dan dukungan orang tua dan keluarga sangat penting dalam perjalanan hidup iman mereka. Melalui teladan doa, kebiasaan mengikuti kegiatan misa dan ibadat dan cara hidup yang baik dalam keluarga, orang tua membantu anak-anak untuk memahami makna Ekaristi bukan hanya sebagai sebuah upacara atau seremonial biasa, tetapi sebuah cara hidup yang selalu dekat dengan Tuhan. Dukungan dari keluarga, para guru agama, para imam dan seluruh umat juga menjadi kekuatan yang menumbuhkan semangat mereka untuk terus belajar dan bertumbuh dalam iman.
Dengan demikian, dalam masa-masa persiapan, anak-anak selain memiliki jadwal pembinaan rutin, juga harus mendapat dukungan dan perhatian dari semua pihak. Dukungan dan perhatian ini sebagai wujud kasih sayang terhadap mereka dan sebagai tanda persatuan dan persekutuan dalam iman akan Tuhan Yesus. (Alfons H)
Komentar
Posting Komentar